Rabu, 22 Oktober 2008

Nokia 5800 XpressMusic : Pembunuh I-Phone 'kah?


Spec-nya sungguh menggiurkan.

Copy Paste dari http://www.gsmarena.com/nokia_5800_xpressmusic-2537.php






General 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network HSDPA 2100 / 900
HSDPA 850 / 1900 - US version
Announced 2008, October
Status Coming soon. Exp. release 2008, 4Q
Size Dimensions 111 x 51.7 x 15.5 mm, 83 cc
Weight 109 g
Display Type TFT touchscreen, 16M colors
Size 360 x 640 pixels, 3.2 inches
- Proximity sensor for auto turn-off
- Accelerometer sensor for auto-rotate
- Handwriting recognition
Ringtones Type Polyphonic (64 channels), MP3
Customization Download
Vibration Yes
- Stereo speakers
Memory Phonebook Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records Detailed, max 30 days
Card slot microSD (TransFlash), up to 16GB, 8GB included
- 81 MB internal memory
- 128 MB SDRAM memory
- ARM 11 369 MHz CPU
Data GPRS Class 32
HSCSD Yes
EDGE Class 32
3G HSDPA, 3.6 Mbps
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g, UPnP technology
Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port No
USB Yes, v2.0 microUSB
Features OS Symbian OS v9.4, Series 60 rel. 5
Messaging SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser WAP 2.0/xHTML, HTML, RSS feeds
Games Yes + Java downloadable
Colors Black, Red, Blue
Camera 3.15 MP, 2048x1536 pixels, Carl Zeiss optics, autofocus, video(VGA@30fps), flash; secondary videocall camera
- Built-in GPS receiver
- A-GPS support
- Nokia Maps 2.0 Touch
- Java MIDP 2.0
- MP3/WMA/WAV/eAAC+ player
- MPEG4/WMV/3gp video player
- Stereo FM radio with RDS
- TV out
- 3.5 mm audio output jack
- Voice command/dial
- Document viewer
- T9
- Photo editor
- Built-in handsfree

Senin, 29 September 2008

OpenBravo, Software untuk Usaha Kecil

artikel ini telah dimuat di harian (cetak) Suara Merdeka, hari Senin, 29 September 2008.
Link : http://suaramerdeka.com/smcetak


APAKAH perusahaan Anda sudah menerapkan Enterprise Resource Planning (ERP)? Bagi sebagian perusahaan besar, penerapan ERP sudah menjadi kebijakan manajemen karena manfaatnya yang sangat bagus bagi perusahaan.

Namun pembelian software tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ini tidak terjangkau oleh UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

Pada saat ini, banyak kalangan bisnis memerlukan sistem komputer untuk pencatatan semua arus data ’’back-office’’ keluar-masuk secara terpadu. Di kalangan IT sistem ini disebut ERP (Enterprise Resource Planning). Pencatatan bisa dilakukan sejak pemesanan barang, baik berupa bahan baku produksi atau pun alat tulis kantor.

Selanjutnya, penerimaan, pencatatan menjadi hutang, barang menjadi stok, bahan baku diproduksi, bahan jadi hasil produksi, pemasaran, pemesanan dari konsumen, penjualan, dan pencatatan piutangnya.

Perangkat lunak yang mencakup hal tersebut sudah cukup banyak di pasaran. Dapatkah kita bayangkan, berapa anggaran yang dibutuhkan oleh UKM untuk implementasi ERP dengan aplikasi komersil? Pertama kali, perusahaan harus menyediakan perangkat keras antara lain server dan workstation.

Selanjutnya, perusahaan harus membeli lisensi untuk Sistem Operasi (OS) server dan workstation-nya, beserta lisensi untuk aplikasinya. Harga lisensi tergantung dari banyaknya modul yang akan digunakan.

Biaya ini belum selesai dihitung. Ini masih dibutuhkan lagi ongkos untuk membayar konsultan resmi yang memiliki sertifikasi dari vendor software. Biaya konsultan bisa mencapai dua kali lipat dari harga lisensi aplikasi ERP tersebut.

Perusahaan harus berhitung agar pengeluaran tersebut sepadan dengan manfaat yang akan diperoleh perusahaan. Namun bagaimana dengan UKM yang anggarannya terbatas tetapi ingin pembukuannya tertib dan teratur?

OpenBravo, ERP OpenSource bisa menjadi salah satu solusi. Nama OpenBravo digunakan sejak tahun 2005. Sebelumnya menggunakan nama Tecnicia sejak tahun 2001. Software ini telah mendapatkan penghargaan RedHerring ”Top 100” Award 2007.

Di aplikasi ini, report (laporan) dapat disajikan dengan bentuk PDF (Portable Document Format) yang sudah menjadi standar laporan di dunia. Prosedur kerja dan dokumen dibuat sendiri sesuai kondisi di perusahaan.

Import master data (misalnya Cost of Accounting/COA) dari dokumen berformat lain (spread-sheet) dapat dilakukan dengan mudah dan difasilitasi.

OpenBravo ini dapat diimplementasikan sendiri dengan melibatkan semua bagian di perusahaan. Kunci dari penerapan ini adalah kemauan untuk belajar dan berkomunikasi.

OpenBravo berjalan menggunakan platform Java, di atas server Tomcat yang dapat berjalan pada sistem operasi Linux ataupun Windows. Selain OpenBravo, sebetulnya banyak software lain yang bisa dipilih dan di-download di http://www.sourceforge.net.

Dengan berlakunya UU no19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, perpindahan ke OpenSource menjadi hal yang utama dibandingkan kita tetap menggunakan software bajakan.

Jika perusahaan ingin bebas dari biaya lisensi sama sekali, penggunaannya disarankan untuk menggunakan server dan client berbasis Linux.

Semua aplikasinya termasuk source code-nya diberikan secara bebas diambil di www.openbravo.com. OpenBravo hanya memungut biaya jika mereka diminta untuk melakukan implementasi, atau jika client meminta support secara profesional dan komersil.

Namun sebelum menerapkan ERP, perusahaan tentunya mempunyai kewajiban untuk merapikan semua sistem dan prosedur, terutama alur dokumen.

Pembukuan yang manual tidak menjadi masalah, asalkan tidak lagi menggunakan penghapus (seperti tip-ex) untuk merevisi data. Untuk mengubah data yang salah, dibutuhkan dokumen perubahan atau dokumen revisi.

Langkah selanjutnya, membuat master dari semua barang, termasuk inventaris, dan master accounting. Setelah pembuatan master selesai, diharapkan tidak ada satu item barang memiliki dua kode master, atau pun sebaliknya.

Spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk server dapat disesuaikan dengan banyaknya transaksi dan pengguna. Komputer dengan spesifikasi terbaru menggunakan memori 2GB sudah tidak terlalu mahal.
Untuk workstation, bisa menggunakan apa saja karena ERP OpenSource cukup menggunakan web browser.

Informasi mengenai instalasi, penanganan masalah, dan lainnya tidaklah susah didapat. Di Blogsite OpenBravo dan Community Forum Sourceforge cukup banyak publikasi tentang hal tersebut. (80)

—Indra Sanjaya

Minggu, 28 September 2008

OOT: Game Strategi Online Baru

Menjelang Libur Lebaran, ada email masuk dari teman kuliah dulu. Isinya, link untuk bermain game online : Travian. situsnya di http://s2.travian.co.id

Walaupun menggunakan domain .id, server game ini ternyata ada di luar negeri.

Game ini merupakan game di browser, sehingga mudah untuk berganti PC dan tidak terikat platform.
Mirip dengan game strategi yang lain, Travian ini versi simple game strategi (termasuk perang) dari Age of Empires. Ada 3 kubu yang bisa anda pilih dengan keunggulan masing-masing.

Sesuai dengan game online yang lain, jika anda melakukan "pembayaran", akan mendapat keistimewaan dibandin user gatisan.

Silakan mencoba.

Rabu, 03 September 2008

BlackBerry Bold 9000, Gadget Idaman kah?

Gambar dari http://www.smartphone-community.com

[Note: Berhubung banyak yang menghubungi saya, Dengan ini saya menyatakan bahwa saya bukan penjual BB]

Beberapa hari lalu, melihat ada yang jual Gadged ini di ForumPonsel. Saat itu, BB ini belum launching di Indonesia.
Dengan harga lepas Rp 10juta untuk barang import (bukan resmi garansi Indonesia), membuat saya tertarik untuk "melihat spec" (masih belum sanggup beli :P ) nya.

Diluar keunggulan/keistimewaan dari Blackberry (PushMail, dll), fasilitas HSDPA dan Wifi-nya menggiurkan untuk dipakai komunikasi nirkabel.

Di harian Kontan hari ini, ada liputan mengenai bundle package dari Indosat dengan BB ini, dengan harga Rp 8juta.




SPECIFICATION

Network

GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 HSDPA 850 / 1900 / 2100

Dimensions

114 x 66 x 14 mm

Weight

133 g

Size

480 x 320 pixels

Display Type

65K colors

OS

BlackBerry OS

Processor

624 MHz processor

Memory

128 MB flash memory

1 GB storage memory

Camera

2 MP, 1600x1200 pixels, video, flash

Card Slot

microSD (TransFlash), microSDHC, up to 8 GB

Connectivity

GPRS Class 10 (4+1/3+2 slots), 32 - 48 kbps

EDGE Class 10, 236.8 kbps

HSDPA, 3.6 Mbps

Wi-Fi 802.11 a/b/g

Bluetooth Yes, v2.0 with A2DP

USB v2.0

Features

- Built-in GPS

- BlackBerry maps

- DataViz document viewer/editor

- Java

- Media player MP3/WMA/AAC+

- Video player DivX/WMV/XviD/3gp

- Organizer

- Calculator

- Voice dial

- Built-in handsfree, Voice Memo

Battery Standard battery

Li-Ion 1500 mAh


Sabtu, 30 Agustus 2008

Info Masa Aktif 123 dari XL tak bisa dipercaya

Berikut pengalaman pribadi yang mungkin bisa jadi akan terjadi pada diri anda. Saya cantumkan no referensi email, sebagai bahan bagi XL yang ingin membaca kembali.

Setelah berkutat lama dalam komplain dengan Customer Service XL ( baca di http://blogindra.sanjaya.org/2008/08/oot-capek-pake-xl-bebas.html ), akhirnya, melalui email Ref.CM/CU/E/33168/0808/TO, CS XL mengakui bahwa info masa aktif & masa tenggang dari XL tak bisa dipercaya.

Sebelumnya saya sudah menjelaskan bahwa saya mendapat SMS dari 8484 tentang masa aktif sampai dengan tanggal 21-Agustus, dan informasi dari 123 mengatakan hal yang sama.


-----Original Message-----
From: Indra Sanjaya (@gmail)
Sent: 28 Agustus 2008 19:42
To: Customer Service XL
Subject: Re: Ref.CM/CU/E/32926/0808/TO - Lelah pakai XL Prabayar

Dh,
Ok pak.
Berarti sudah CONFIRMED bahwa SMS dari 8484 yang saya terima dan
informasi dari 123 tentang MASA AKTIF adalah TIDAK BOLEH DIPERCAYA
walaupun itu resmi dari XL.
Terima kasih dan maaf telah merepotkan.

Regards,

Indra Sanjaya
http://blogindra.sanjaya.org/


Dijawablah :

From: Customer Service XL
Date: Aug 29, 2008 3:35 PM
Subject: Ref.CM/CU/E/33168/0808/TO - Lelah pakai XL Prabayar
To: "Indra Sanjaya (@gmail)"

Bapak Indra Sanjaya Yth.,

Terima kasih kembali. Informasi tersebut adalah berdasarkan pengecekan ulang dari bagian terkait. Apabila ada hal lain yang ingin Bapak tanyakan, mohon jangan ragu untuk menghubungi kami kembali.

Salam hangat XL!

Hormat kami,
Supriyanto Dimyati (Toto)
Customer Service XL
PT. Excelcomindo Pratama
grha XL Lt. 10, Jl. Mega Kuningan Lot E4-7 No. 1
Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12950
E-mail :
customerservice@xl.co.id
Website :
http://www.xl.co.id/



Disclaimer:
Ini merupakan pengalaman pribadi, yang mungkin bisa terjadi pada orang lain. Tetapi tulisan ini tidak dapat digunakan sebagai referensi resmi, walaupun jawaban dari CS XL merupakan jawaban resmi.

Kamis, 21 Agustus 2008

OOT: Capek pake XL Bebas

Gue punya no XL Jakarta, 0818-76xxxx yang masa tenggangnya baru mau abis bulan September nanti.

Tanggal 19 kemarin, gue beli voucher fisik di SuperIndo Teluk Gong. Biasanya gue isi langsung di XL Center atau beli voucher elektronik. Kali ini beli fisik, karena ada yang bilang di ForumPonsel bahwa Isi Ulang XL ada gangguan dari tanggal 18-24 September.

Pertama kali mengisikan kode rahasia pakai sarana *123*000000#, langsung ditolak dengan alasan sudah 10x salah isi kode voucher. Sistem yang ngaco. Dari tahun 2000 pakai nomor XL ini dan 4-5 tahun terakhir pakai Elektronik terus, 10x salah isi dari mana.

Sekitar jam 19-20an, coba telp ke 817 (Customer Service XL yang bayar pulsa) lewat 5 menit baru tersambung ke CS (yang manusia). Laporan baru sedikit, sudah dibilang, "iya terblokir di sistem. Kita akan investigasi. Besok bisa dicoba kembali."

Besoknya saya coba isi lagi, ternyata masih dibilang diblokir. Coba kirim email ke customerservice@xl.co.id, hasilnya sama, "akan diinvestigasi".

Terpaksa, rencana menggunakan no XL untuk CallOut dialihkan dulu karena kondisi pulsa yang mepet.

Hari ini, coba menghidupkan kembali, ternyata SIM card saya sudah diblokir oleh jaringan XL. Coba telp dari luar, "nomor yang anda tuju tidak terdaftar." atau "nomor yang anda putar salah".

Lah malah berantakan begini, nomor saya sudah dihapus dari sistem nya XL. Ini berarti saya musti ganti SIM card XL baru untuk nomor yang sama dan untuk kesalahan sistem XL.

Sangat melelahkan menggunakan XL. Setelah berbulan bulan saya mengalami Network yang overload (panggilan susah keluar masuk), sekarang saya mendapatkan kado baru, nomor dihapus dari Sistem.

Sabtu, 16 Agustus 2008

Atasi masalah Nokia PC Suite 6.86.9.3

Sebelum update/upgrade ke Nokia PC Suite 6.86.9.3, koneksi PC Suite saya berjalan baik-baik saja. Setelah upgrade, setiap pasang HP ke USB di komputer selalu dijawab "Cannot install this hardware".
Setelah cari di Google, saya mendapatkan jawaban bahwa ada masalah di "Nokia Connectivity Cable Driver".
Untuk itu, masuklah ke "Add Remove Programs", remove lah software tersebut.
Lalu installlah Nokia Connectivity Cable Driver versi 6.85.
Restart PC.
Nokia saya sudah bisa diakses kembali via PC Suite.

Senin, 04 Agustus 2008

Install OpenBravo ERP 2.35MP5 di Ubuntu 8

OpenBravo merupakan ERP OpenSource dengan berbagai versi, termasuk versi Community yang diberikan gratis.
Sambil install OpenBravo, berikut catatan step-by-step install OpenBravo 2.34MP5 (Maintenance Pack 5) di Ubuntu 8.
Nyontek dari Wiki-nya Openbravo.

  1. Pastikan Ubuntu 8 sudah terinstall

  2. Install PostgreSQL 8.2.
    To install the package:
    sudo apt-get install postgresql-8.2
    To set the postgres password:
    sudo su - postgres -c psql
    alter role postgres with password 'new_password';
    \q

  3. Install SunJDK versi 1.5

    To install the package:

    sudo apt-get install sun-java5-jdk

    And to set it as the default JDK:

    sudo update-java-alternatives -s java-1.5.0-sun

    And we need to create the JAVA_HOME variable:

    echo 'JAVA_HOME="/usr/lib/jvm/java-1.5.0-sun"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  4. Install Tomcat 5.5

    Set the CATALINA_HOME, CATALINA_BASE and CATALINA_OPTS variables:

    echo 'CATALINA_HOME="/usr/share/tomcat5.5"' | sudo tee -a /etc/environment
    echo 'CATALINA_BASE="/var/lib/tomcat5.5"' | sudo tee -a /etc/environment
    echo 'CATALINA_OPTS="-server -Xms384M -Xmx512M -XX:MaxPermSize=256M"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  5. Install Apache ANT

    To install the package:

    sudo apt-get install ant

    To set the ANT_HOME variable:

    echo 'ANT_HOME="/usr/share/ant"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  6. Jalankan Universal Installer yang telah didownload.
Setelah instalasi selesai, ternyata Openbravo saya masih belum bisa up di Tomcat.
Karena pusing (gak running), saya akalin di /etc/init.d/tomcat5.5 cari TOMCAT_SECURITY=yes diubah jadi no.
Restart tomcat-nya.

Dari Web Browser, masuk ke http://localhost:8180/openbravo.
Default untuk maintenance system adalah user: Openbravo dan password: openbravo.

Untuk memulai system baru, pertama kali adalah membuat Client terlebih dahulu.
Dari menu General Setup - Client - Initial Client Setup.
Pastikan sebelum membuat client, file Accounting (Cost of Accounting) telah dimiliki untuk diupload. Formatnya bisa di-download juga di website OpenBravo.
Setelah Client terbentuk, silakan logoff, dan login lagi menggunakan client admin yang dideklarasikan saat pembuatan Client tadi.
Password sementara sama persis dengan user admin, dan harus segera diganti.

Tahap instalasi telah selesai, tinggal masuk langkah ke implementasi.

Jumat, 25 Juli 2008

Axioo TVS 712 dan Huawei E620


Punya card 3G yang gak bisa masuk laptop baru, sungguh memusingkan.
Sampai dibela-belain beli ExpressCard-Cardbus converter, pengen coba pasang di Axioo TVS712.

Masuk ke WinXP, selalu hang atau restart.
Coba pakai KUbuntu 8.04.1, ternyata gak hang lho. Tapi device-nya gak kedetect.

Iseng-iseng matiin dulu dan pasang komplit card-nya. Lalu hidupkan kembali KUbuntu.
Lihat di system config-nya Kubuntu, eh muncul Huawei E620.

Berbekal dari web FundKitchen ini, saya lakukan beberapa langkah yang standar dengan instalasi PCMCIA card. Berikut copy-paste-nya.

Kita hanya perlu serial port pertama pada modem, yaitu ttyUSB0. Port ini perlu dikonfigurasi menggunakan program minicom.

Ketikkan «sudo minicom» bila minicom telah terinstall, atau bila belum, install dulu minicom ini dengan perintah «sudo apt-get install minicom». Ya, anda perlu terhubung dengan internet untuk dapat menginstall paket software baru pada Ubuntu. Hmm... lucu juga kita perlu internet dulu agar dapat terkoneksi ke internet. Telur dulu atau ayam dulu? Not big deal lah...

Setelah minicom dijalankan, lakukan konfigurasi dari konsol minicom dengan cara Ctrl-A lalu diikuti O (o-mega, bukan nol/zero) untuk men-set serial port pada modem. Lakukan perubahan pada parameter berikut :

Serial device: /dev/ttyUSB0
Bps/Par/Bits: 115200 8N1
Hardware flow control: No
Software flow control: Yes

Simpan seting di atas sebagai default.

Pada halaman contekan katanya kita perlu mengaktifkan PIN, namun saya coba ternyata tidak perlu. Memasukkan AT command untuk PIN justru memberikan pesan error pada percobaan yang saya lakukan. Skip...

Sekarang untuk mengaktifkan modem kita perlu menjalankan koneksi PPP. Untuk ini kita perlu program wvdial. Pada instalasi standar Gutsy Gibbon, wvdial ini sudah terpasang. Tapi jika belum silakan install dengan perintah «sudo apt-get install wvdial».

File /etc/wvdial.conf perlu dikonfigurasi. Masukkan seting berikut:

[Dialer defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = *99#
Username =
Password =
New PPPD = yes

Simpan file konfigurasi tersebut dan panggil wvdial dengan mengetik «wvdial». Ada sedikit delay dan pesan «Warning» namun tidak mengganggu. Tunggu beberapa detik dan periksa apakah koneksi ppp sudah aktif dengan mengetik perintah «ifconfig».

Bila koneksi internet terdahulu masih aktif, silakan non-aktifkan dan matikan juga program wvdial dengan «Ctrl - C» pada konsol wvdial.

Setelah semua koneksi internet non-aktif. Aktifkan kembali wvdial seperti di atas. Langkah ini sebetulnya opsional, hanya agar anda tidak perlu men-set default route saja (kalau memang perlu silakan liat pada halaman contekan).

Tes koneksi dengan melakukan ping ke Yahoo:

«ping www.yahoo.com»

Kalau anda mendapat reply, berarti semuanya berjalan lancar. Anda bisa langsung ber-mobile internet dengan modem Huawei E620.

Tapi Saya masih gak tau kenapa, WinXP di Axioo TVS712 bermasalah dengan Huawei E620+converter.

Senin, 21 Juli 2008

Kubuntu 8.04 di Axioo TVS 712

Gara-gara iseng modifikasi Grub dan upgrade kernel (masih penasaran dengan ACPI), Ubuntu 8.04.1 di Axioo, crash ! Diutak-atik parameternya, tetep Kernel Panic. Akhirnya, gak cuma si Kernel yang panik, saya juga ikut panik. :) Lha wong saya cuma pemula di Linux.
Ngeliat tas, isi CD bawaan laptop ternyata ada yang ngeluarin, ditinggal di kantor.
Stok di rumah tinggal CD Kubuntu 8.04 (versi KDE dari Ubuntu) kiriman dari Belanda.

Daripada gak ada Linux-nya, install deh pake Kubuntu 8.04 Live CD ini. K
Masih seperti dulu, musti modif startup-nya dengan noapic acpi=ht.
Setelah melalui proses install, ditimpalah Ubuntu lama.
Ternyata, KDE-nya Kubuntu cakep juga ya, gak kalah dengan XP.
Tetapi, inilah waktunya memulai kebingungan. :D
Nama aplikasi di KDE, berbeda dengan yang di GNome (Ubuntu).

Untuk VGA-nya, ternyata tinggal download driver intel yang versi bin, bukan src (lihat posting sebelumnya), dan langsung copy. Edit xorg.conf, ganti field driver-nya menjadi sis. Lalu restart.

Webcam nya juga sudah langsung hidup, tanpa instalasi driver.

Untuk sementara ini dulu, sambil explorasi lagi.

Rabu, 16 Juli 2008

Memilih Operator 3G untuk VPN Client

Komunikasi bergerak (mobile) sudah tidak asing lagi di Indonesia.
Dengan kecepatan data seperti saat ini yang bisa mencapai HSDPA (yang EV-DO belum dijual bebas) memungkinkan kita bekerja di kantor secara virtual.

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, untuk dapat bekerja serasa di kantor, diperlukan VPN. Di laptop yang mobile, cukup menggunakan VPN client (sudah built-in di Windows XP dan di Linux tinggal install saja).

Tetapi apakah semua operator 3G bisa digunakan sebagai VPN client? tidak.
Berdasarkan pengalaman saya terhadap beberapa operator 3G, yang perlu diperhatikan adalah penyediaan IP Public untuk client 3G.
Jika saat pertama kita dial koneksi 3G, perhatikan dulu IP yang kita peroleh. Jika IP Private (10.x.x.x atau 172.16.x.x atau 192.168.x.x) bisa dipastikan koneksi akan melalui router NAT. Hanya sedikit sekali router NAT yang bisa melewatkan protokol VPN/PPTP.

Client 3G yang memberikan IP Private dan tidak bisa digunakan adalah Indosat (menggunakan APN: indosatgprs). Kecepatan maksimum Indosat biasa ini (APN indosatgprs) dibatasi hanya UMTS, bukan HSDPA.
Telkomsel APN telkomsel juga memberikan IP Private, tetapi APN internet memberikan IP Public. Tetapi Telkomsel memberikan kecepatan maksimum sesuai jaringannya.
XL retail belum coba, karena takut dengan tarif data retailnya yang masih mahal.
CBN 3G, mendapat IP Public dan bisa connect ke VPN server.
AXIS (saat gratis internet dulu) masih menggunakan IP Private, dan Port 80-nya menggunakan Transparent Proxy.
Pada awal launching IndosatM2, customer mendapat IP Public, tentunya bisa menggunakan VPN Client.

Untuk lebih pastinya, cek dulu IPnya sebelum pakai untuk VPN.

Senin, 07 Juli 2008

VPN LAN-to-LAN dengan Ubuntu

Melanjutkan tulisan sebelumnya, kali ini kita setting VPN client di routing server.
Maksudnya, server ini sebagai inisiator untuk menghubungi VPN server di sisi dunia internet yang lain.

Yang perlu di-install adalah ppp client.
Setelah terinstall, edit 3 file ini : /etc/ppp/chap-secrets, /etc/ppp/ip-up, dan /etc/ppp/options.pptp.

chap-secrets berisi username dan password yang sudah diatur di VPN servernya.
format : user PPTP password *

file ip-up kita isi dengan perintah routing, agar LAN di sisi client bisa menghubungi LAN di sisi server.
contoh : route add -net 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 dev ppp0


options.pptp disesuaikan dengan setting di VPN server-nya.

Setelah itu, buat file baru di folder /etc/ppp/peers, untuk profile dialup.
contoh isinya (dengan nama file vpnpusat) :
pty "pptp ip.vpn.server --nolaunchpptpd"
name uservpn
remotename PPTP
persist
require chap
file /etc/ppp/options.pptp
ipparam vpnpusat

Agar VPN otomatis connect saat Ubuntu dinyalakan, file /etc/network/interfaces perlu kita tambah sbb:
auto tunnel
iface tunnel inet ppp
provider vpnpusat

Untuk pengetesan koneksi VPN apakah sudah bisa berjalan, dari terminal ketik pon vpnpusat.

Jika dilihat dengan perintah ifconfig interface ppp0 sudah terlihat, berarti VPN sudah bisa berjalan dengan normal.

Minggu, 22 Juni 2008

VPN Server di Ubuntu pakai PopTop

Dengan Planning Jangka panjang : membuat VPN LAN-to-LAN yang menghubungkan 2 LAN kantor yang berbeda lokasi via koneksi internet, saya pertama kali coba install Ubuntu VPN server.
Dengan bahasa saya, VPN merupakan sebuah jalur yang menyambungkan LAN A ke LAN B yang tidak terhubung secara langsung, tapi kedua LAN tersebut terhubung ke internet.

Syarat minimal, VPN Server memiliki 2 interface : 1 IP Public dan 1 IP LAN.

VPN Server yang diinstall pptpd (menggunakan Synaptic atau apt-get).

Setelah terinstall, edit konfigurasinya di file /etc/pptpd.conf , bikin username di file /etc/ppp/chap-secrets, dan edit konfigurasi di /etc/ppp/pptpd-options.

pptpd.conf berisi konfigurasi IP LAN.
pptpd-options berisi data IP, misalnya DNS server, WINS server, dll.

Setelah terconfigure semua, coba tes dari client menggunakan DialUp dulu, lalu VPN ke IP Public VPN tersebut.

Sabtu, 21 Juni 2008

Review Mobile Blogging pakai Nokia 5700

Sambil nungguin anak les, saya tes ngeblog pake Nokia 5700 untuk tulis artikel ini.
Modal lain : CBN 3G dan Opera Mini.
Ngetik pake 5700, serasa ngetik SMS. Keypadnya kan emang HP biasa.
Kalo ngetik banyak jadi pegel dan rawan ilang. Tadi saya gak sengaja pencet cancel, akhirnya ketikan yg udah banyak ilang ga ada bekas.
Di tempat les ini, sinyal 3G XL mantapps, full mentok.
Opera Mini 4.1 emang enak buat browsing. Tapi kalo blogging di blogspot, layoutnya berantakan nih.

Lagi ngimpi nih, bisa mobile blogging beneran pake Blackberry (sayang ga dapet di lombanya XL ini) atau pake Asus EEE yg mini itu.
BTW, thanks to all atas terpilihnya blog ini di Kompetisi Blog XL dalam rangka acara FKI/ICS.

Senin, 16 Juni 2008

Buat Hotspot Gratis Sederhana murah meriah

Koneksi Internet Broadband murah meriah makin membanjiri wilayah ibukota dan beberapa wilayah kota lain.

Jika anda punya public area (misalnya Kafe, Warung, Tempat Belanja, dll)yang ingin dikasih fasilitas Hotspot sebagai nilai tambah, bisa aja nih.
  1. Langganan Internet Unlimited murah-meriah. Misalnya, FastNet atau Telkomsel Flash Unlimited atau Speedy Office Unlimited.
  2. Punya Modem/Router dan AccessPoint. Kalau pakai FastNet, tinggal beli AccessPoint yang sudah termasuk Router. Setahu saya, WAP termasuk router sederhana harganya sekitar 400-500ribu kok. Jika mau pakai Telkomsel Flash Unlimited, musti beli Router Wireless 3G (ada merk DLink) dan Access Point-nya. Speedy? sudah ada router+modem+AP.
  3. Setting AccessPoint-nya dengan NoEncryption.
  4. Atur Posisi AccessPoint agar tidak luber sampai luar area yg diinginkan. Kalau tempatnya kecil tapi punya AccessPoint yang powernya kuat, mungkin Anda terpaksa harus menambah tembok tebal di dekat pintu keluar, agar "hotspot" anda tidak ditebengi oleh orang (yang ada di) luar. :D

Langkah terakhir, kasih tau posisinya ke saya agar saya bisa nebeng internetnya gratis. hehehe.

Ada tip cantik dari pemilik Warung di Yogyakarta (ada di harian Kompas beberapa minggu lalu), yang menyediakan hotspot gratis untuk pembelinya. Mereka disuguhi singkong goreng gratis juga. Tapi minumnya yang "mbayar". Alasannya, kalo makan singkong goreng kan "seret", pasti butuh minum. :D

Kamis, 12 Juni 2008

Temu Pelanggan Selular dan Kompas 2008

Temu Pelanggan Selular 2008 oleh Kompas hari ini, merupakan keikutsertaan saya yang kedua. Tema tahun ini menyorot tentang perang tarif.

Masih dengan 4 operator tahun lalu, Mobile-8 (Fren, Hepi), Indosat (Matrix, Mentari, IM3), Telkomsel (kartuHalo, Simpati, kartuAS), dan XL (XPlor, Bebas, Jempol).
Mungkin operator-operator Selular (dan FWA) lain agak takut mengikuti acara ini, karena bakal "ditelanjangi" oleh para pelanggan yang membawa "bekal" setumpuk untuk mereka.
Oleh ibu Indah (YLKI) ditegaskan bahwa problem-problem yang diungkap hari ini, harus hari ini juga ditindaklanjuti. Saya setuju sih, karena beberapa operator lama dalam penyelesaian. Kalau nagih/motong pulsa cepet.
Ada salah satu statement dari ibu Indah yang saya ingat, "kalau ada perbaikan jaringan, mana pernah operator kirim SMS pemberitahuan? Sedangkan iklan, rajin sekali kirimnya"
Untuk diketahui, bahwa alasan perbaikan jaringan, jaringan rusak, dan jaringan-jaringan kambing hitam lain termasuk dalam salah satu "senjata pamungkas" operator dalam menghadapi komplen pelanggan.

Yang disampaikan para pelanggan kali ini masih belum berbeda dengan tahun lalu, mengenai kegagalan isi pulsa, gagal panggil, network coverage, dll.
Dan jawaban dari mereka juga tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, "akan kita investigasi lebih lanjut".
Yang agak aneh ada satu jawaban dari Indosat mengenai "kenapa IM3 saya tiap 9 menit selalu putus".
Mereka menjawab bahwa "untuk memberikan kesempatan bagi yang lain untuk menelpon murah".
Lah kalau ada perlu urgent berbicara lebih dari 9 menit, musti ke Wartel ya? :D

Keinginan saya untuk menyampaikan uneg-uneg tentang "billing system Matrix (Indosat) di network 3G" tidak tersampaikan karena tidak mendapat giliran "ngadu".

Intinya, perang tarif tahun 2008 ini membawa dampak yang hebat bagi pelanggan lain, yaitu nelepon & ditelpon jadi susah karena network busy.
Saya yang gak pakai kartu murah (saya pakai Matrix) ikutan susah nelpon dan ditelpon.

Rabu, 11 Juni 2008

Sinyal 3G saat pulkam 20 Maret 08

Pagelaran besar-besaran layanan 3G oleh semua operator membuat saya teringat kembali saat pulkam beberapa bulan lalu.
Libur panjang 20-23 Maret 08 kemarin, sambil bawa mobil sendiri sekalian nge-tes coverage operator 3G di kampung halaman, kota Demak.
Kota Demak berjarak udara 25km dari kota Semarang (di sebelah timurnya), terletak di jalur Pantura buatan Daendels.
Di kota ini, Speedy belum melayani.

Karena gak bisa puasa lama-lama dari GMail, kucoba pakai Huawei E620 (HSDPA PCMCIA) untuk akses internet sekaligus membuktikan seberapa "mobile"-nya para operator 3G kita di kampung.

Pertama-tama, pakai account CBN 3G (via XL), ternyata cuma dapat sinyal 2G (GPRS). Lambat deh. Berarti kalau pake XL aslinya juga sama, GPRS.
Ganti SIM card ke Matrix, koneksi cuma dapat EDGE/GPRS dan banyak bengongnya.
Pakai Telkomsel Flash, lumayan dapet UMTS/3G. Tapi sama, kadang-kadang bengongnya.
Modal terakhir, pakai simcard AXIS. Mumpung masih gratis 100MB per bulan. Masuk ke node B, tapi kok sama ya, bengong juga.

Aneh juga, di kampung yang BTSnya jarang ada yang pake internet, tapi modemnya sering ngelamun.
Mungkin sesuai dengan istilahnya sih, di kampung koneksinya yaaa pake internet kampung, dial-up.
Wireless Broadband Internet ternyata cuma untuk orang-orang kota ya.

Di dalam benak saya, di Jakarta yang sudah terlalu banyak akses broadband (Speedy, Fastnet, dan beberapa layanan FO di wilayah elite, Po-In) masih dijejali dengan akses HSDPA yang ada juga sampai (katanya) HSPA atau HSUPA.
Kapan orang kampungan seperti saya betah di kampung ya? kalau di kampung sendiri susah ngecek email.

Selasa, 20 Mei 2008

SIS 671 VGA driver Axioo TVS 712 di Ubuntu 8

Ubuntu 8 masih belum mengenali VGA SiS 671 di Axioo TVS712, sehingga drivernya masih menggunakan default VESA yang bukan WideScreen.
Agar tampilan Ubuntu 8 kita tidak "peyang", perlu sedikit trik untuk menggunakan driver SiS (tidak resmi) yang support 1280x800 widescreen.

  1. Download Source (file intelsrc...) SiS671 VGA driver di : http://ubuntuforums.org
  2. Menggunakan terminal, ketik sbb :
  • sudo apt-get build-dep xserver-xorg-video-sis
  • sudo apt-get install displayconfig-gtk
  • tar -xjf intelsrc.tar.bz2
  • cd 2d-driver
  • ./configure --prefix=/usr
  • sudo make install
  • gksu displayconfig-gtk
Pada perintah terakhir akan muncul pilihan driver yang akan digunakan, pilihlah SiS. Untuk Screen, pilih Generic LCD Panel 1280x800 dan klik pilihan WideScreen.

Kamis, 01 Mei 2008

Webcam Linux (Ubuntu) pada Axioo TVS712


Instalasi Ubuntu Linux di Axioo TVS712 banyak sekali "tantangan"nya.
Mulai dari kasus ACPI (untuk Power Management/baterai indicator), Video/VGA driver, dan webcam.

LiveCD Ubuntu sampai versi terakhir, 8.04, masih belum bisa masuk tanpa opsi noapic acpi=off .
Instalasi Ubuntu 8.04 saya di Axioo terpaksa saya urungkan dulu, dan balik ke versi 7.10. Saya (yang masih pemula) masih bingung, kenapa instalasi Ubuntu 8.04 saya gagal di resolusi 1280x800 (wide screen). Mungkin karena ada opsi tambahan yang saya masukkan saat booting install : olddetect pnpdetect=off kali.

Saat booting liveCD untuk install menggunakan Ubuntu 7.10, resolusi VGA menyerupai normal, 1024x768. Lumayanlah, tidak segede 800x600 waktu pakai 8.04. Setelah semua update patch selesai, saya pasang driver 2D-VGA SiS yang download dari website Intel. Link-nya saya cari di-google dan UbuntuForum.


Agar tidak mubazir fasilitas hardware dari Axioo, saya cari lagi driver untuk webcam Bison/ALi di TVS712. Driver yang digunakan dari http://linux-uvc.berlios.de.
Dengan perintah lsusb, pastikan webcam Bison/ALi yang terpasang.
ID 0402:5606 ALi Corp.
  1. Install subversion lebih dulu.
  2. Download the Linux UVC sources dengan perintah subversion :
    svn checkout svn://svn.berlios.de/linux-uvc/linux-uvc/trunk linux-uvc
  3. Compile sesuai perintah di web-nya :
  4. HowTo compile for Ubuntu 6.06 LTS

    OpenFacts, the Open Source Knowledge Database

    Intro

    Compiling the driver modules for Ubuntu is not very complicated. The challenging part is to fulfill the prerequisites like having the kernel-headers etc.

    Install needed packages

    You need to install a few packages (Please update list if you encounter problems due to missing packages)

    Install the follwing packages with apt-get install ... or use Synaptic.

    • build-essential
    • kernel-headers
    • ...(I have a developer machine, so many packages were already present, please update this list)

    Compile Linux-UVC

    1. Enter the check-out Linux-UVC folder
      cd trunk
    2. Open the Make file in this directory
      sudo nano Makefile
    3. Edit Makefile to change the modules path from
      INSTALL_MOD_DIR := usb/media
      to
      INSTALL_MOD_DIR := kernel/ubuntu/media/usbvideo
    4. make
    5. sudo make install

Setelah itu, restart Ubuntu. Cek webcam dengan aplikasi Ekiga.

Yang masih buat saya bingung, kenapa Mandriva (dari CD Recovery Axioo) bisa jalan dengan baik, terutama Batterai Meter-nya. Kenapa Ubuntu harus jalan noapic acpi=off ? perbedaan di kernel apa ya?

Sabtu, 15 Maret 2008

Buat Hotspot dan Install Billingnya Sendiri

Punya tempat nongkrong (cafe/restoran/warung/dll)? Punya akses internet unlimited? aksesnya sudah dibagi/share?
Kalau belum, Anda bisa "Share" akses-nya untuk customer. Anda bisa memberikan akses tsb secara gratis total atau gratis terbatas, dengan pengaturan di Billing Servernya. Software Billing Server untuk Hotspot banyak tersedia gratis di Internet.

Untuk berjualan akses Hotspot, diperlukan sebagai berikut :
1. Akses Internet
2. Access Point
3. Hardware/Server untuk Web, Otentikasi, dan Billing (siapkan 2 interface network). Hardware berupa PC biasa, namun sebaiknya yang cukup handal agar cepat aksesnya.
4. Software server Web, Billing, dan Otentikasi

Jika Anda belum memiliki software server billing, EasyHotspot bisa menjadi salah satu pilihan, selain banyak software billing gratis di www.sourceforge.net. EasyHotSpot ini merupakan software billing "rakitan" anak Indonesia (tapi bukan saya yang "membuat"nya). Saya menyebut rakitan, karena merupakan "penyatuan" dari kepingan-kepingan aplikasi OpenSource seperti Linux (XUbuntu), MySQL, ChilliSpot, dll.

EasyHotSpot yang bisa didownload, berupa image CD yang bisa langsung di-burn, dan dijalankan. Dibangun di atas sistem operasi XUbuntu (salah satu modifikasi dari Ubuntu Linux, aliran distro Debian), terdiri dari FreeRadius (untuk Otentikasi), MySQL (database server), dan Chillispot (server gateway/captive portal).
Karena sudah dipersiapkan dan dipaketkan, EasyHotSpot ini cukup menghemat waktu dan energi dalam pembangunan hotspot di hotel/restoran/cafe/atau apapun.

Feature yang ada di EasyHotSpot ini antara lain :
1. User Management
2. Pembuatan/Penghapusan Voucher secara acak (biasanya untuk prepaid)
3. Perencanaan Billing (berdasarkan durasi/waktu)
4. Statistik (siapa yang online dan penggunaan harian)
5. Konfigurasi

Selamat "berjualan akses" :)