Sabtu, 30 Agustus 2008

Info Masa Aktif 123 dari XL tak bisa dipercaya

Berikut pengalaman pribadi yang mungkin bisa jadi akan terjadi pada diri anda. Saya cantumkan no referensi email, sebagai bahan bagi XL yang ingin membaca kembali.

Setelah berkutat lama dalam komplain dengan Customer Service XL ( baca di http://blogindra.sanjaya.org/2008/08/oot-capek-pake-xl-bebas.html ), akhirnya, melalui email Ref.CM/CU/E/33168/0808/TO, CS XL mengakui bahwa info masa aktif & masa tenggang dari XL tak bisa dipercaya.

Sebelumnya saya sudah menjelaskan bahwa saya mendapat SMS dari 8484 tentang masa aktif sampai dengan tanggal 21-Agustus, dan informasi dari 123 mengatakan hal yang sama.


-----Original Message-----
From: Indra Sanjaya (@gmail)
Sent: 28 Agustus 2008 19:42
To: Customer Service XL
Subject: Re: Ref.CM/CU/E/32926/0808/TO - Lelah pakai XL Prabayar

Dh,
Ok pak.
Berarti sudah CONFIRMED bahwa SMS dari 8484 yang saya terima dan
informasi dari 123 tentang MASA AKTIF adalah TIDAK BOLEH DIPERCAYA
walaupun itu resmi dari XL.
Terima kasih dan maaf telah merepotkan.

Regards,

Indra Sanjaya
http://blogindra.sanjaya.org/


Dijawablah :

From: Customer Service XL
Date: Aug 29, 2008 3:35 PM
Subject: Ref.CM/CU/E/33168/0808/TO - Lelah pakai XL Prabayar
To: "Indra Sanjaya (@gmail)"

Bapak Indra Sanjaya Yth.,

Terima kasih kembali. Informasi tersebut adalah berdasarkan pengecekan ulang dari bagian terkait. Apabila ada hal lain yang ingin Bapak tanyakan, mohon jangan ragu untuk menghubungi kami kembali.

Salam hangat XL!

Hormat kami,
Supriyanto Dimyati (Toto)
Customer Service XL
PT. Excelcomindo Pratama
grha XL Lt. 10, Jl. Mega Kuningan Lot E4-7 No. 1
Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12950
E-mail :
customerservice@xl.co.id
Website :
http://www.xl.co.id/



Disclaimer:
Ini merupakan pengalaman pribadi, yang mungkin bisa terjadi pada orang lain. Tetapi tulisan ini tidak dapat digunakan sebagai referensi resmi, walaupun jawaban dari CS XL merupakan jawaban resmi.

Kamis, 21 Agustus 2008

OOT: Capek pake XL Bebas

Gue punya no XL Jakarta, 0818-76xxxx yang masa tenggangnya baru mau abis bulan September nanti.

Tanggal 19 kemarin, gue beli voucher fisik di SuperIndo Teluk Gong. Biasanya gue isi langsung di XL Center atau beli voucher elektronik. Kali ini beli fisik, karena ada yang bilang di ForumPonsel bahwa Isi Ulang XL ada gangguan dari tanggal 18-24 September.

Pertama kali mengisikan kode rahasia pakai sarana *123*000000#, langsung ditolak dengan alasan sudah 10x salah isi kode voucher. Sistem yang ngaco. Dari tahun 2000 pakai nomor XL ini dan 4-5 tahun terakhir pakai Elektronik terus, 10x salah isi dari mana.

Sekitar jam 19-20an, coba telp ke 817 (Customer Service XL yang bayar pulsa) lewat 5 menit baru tersambung ke CS (yang manusia). Laporan baru sedikit, sudah dibilang, "iya terblokir di sistem. Kita akan investigasi. Besok bisa dicoba kembali."

Besoknya saya coba isi lagi, ternyata masih dibilang diblokir. Coba kirim email ke customerservice@xl.co.id, hasilnya sama, "akan diinvestigasi".

Terpaksa, rencana menggunakan no XL untuk CallOut dialihkan dulu karena kondisi pulsa yang mepet.

Hari ini, coba menghidupkan kembali, ternyata SIM card saya sudah diblokir oleh jaringan XL. Coba telp dari luar, "nomor yang anda tuju tidak terdaftar." atau "nomor yang anda putar salah".

Lah malah berantakan begini, nomor saya sudah dihapus dari sistem nya XL. Ini berarti saya musti ganti SIM card XL baru untuk nomor yang sama dan untuk kesalahan sistem XL.

Sangat melelahkan menggunakan XL. Setelah berbulan bulan saya mengalami Network yang overload (panggilan susah keluar masuk), sekarang saya mendapatkan kado baru, nomor dihapus dari Sistem.

Sabtu, 16 Agustus 2008

Atasi masalah Nokia PC Suite 6.86.9.3

Sebelum update/upgrade ke Nokia PC Suite 6.86.9.3, koneksi PC Suite saya berjalan baik-baik saja. Setelah upgrade, setiap pasang HP ke USB di komputer selalu dijawab "Cannot install this hardware".
Setelah cari di Google, saya mendapatkan jawaban bahwa ada masalah di "Nokia Connectivity Cable Driver".
Untuk itu, masuklah ke "Add Remove Programs", remove lah software tersebut.
Lalu installlah Nokia Connectivity Cable Driver versi 6.85.
Restart PC.
Nokia saya sudah bisa diakses kembali via PC Suite.

Senin, 04 Agustus 2008

Install OpenBravo ERP 2.35MP5 di Ubuntu 8

OpenBravo merupakan ERP OpenSource dengan berbagai versi, termasuk versi Community yang diberikan gratis.
Sambil install OpenBravo, berikut catatan step-by-step install OpenBravo 2.34MP5 (Maintenance Pack 5) di Ubuntu 8.
Nyontek dari Wiki-nya Openbravo.

  1. Pastikan Ubuntu 8 sudah terinstall

  2. Install PostgreSQL 8.2.
    To install the package:
    sudo apt-get install postgresql-8.2
    To set the postgres password:
    sudo su - postgres -c psql
    alter role postgres with password 'new_password';
    \q

  3. Install SunJDK versi 1.5

    To install the package:

    sudo apt-get install sun-java5-jdk

    And to set it as the default JDK:

    sudo update-java-alternatives -s java-1.5.0-sun

    And we need to create the JAVA_HOME variable:

    echo 'JAVA_HOME="/usr/lib/jvm/java-1.5.0-sun"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  4. Install Tomcat 5.5

    Set the CATALINA_HOME, CATALINA_BASE and CATALINA_OPTS variables:

    echo 'CATALINA_HOME="/usr/share/tomcat5.5"' | sudo tee -a /etc/environment
    echo 'CATALINA_BASE="/var/lib/tomcat5.5"' | sudo tee -a /etc/environment
    echo 'CATALINA_OPTS="-server -Xms384M -Xmx512M -XX:MaxPermSize=256M"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  5. Install Apache ANT

    To install the package:

    sudo apt-get install ant

    To set the ANT_HOME variable:

    echo 'ANT_HOME="/usr/share/ant"' | sudo tee -a /etc/environment

    Logout and login again to make this variable system-wide.

  6. Jalankan Universal Installer yang telah didownload.
Setelah instalasi selesai, ternyata Openbravo saya masih belum bisa up di Tomcat.
Karena pusing (gak running), saya akalin di /etc/init.d/tomcat5.5 cari TOMCAT_SECURITY=yes diubah jadi no.
Restart tomcat-nya.

Dari Web Browser, masuk ke http://localhost:8180/openbravo.
Default untuk maintenance system adalah user: Openbravo dan password: openbravo.

Untuk memulai system baru, pertama kali adalah membuat Client terlebih dahulu.
Dari menu General Setup - Client - Initial Client Setup.
Pastikan sebelum membuat client, file Accounting (Cost of Accounting) telah dimiliki untuk diupload. Formatnya bisa di-download juga di website OpenBravo.
Setelah Client terbentuk, silakan logoff, dan login lagi menggunakan client admin yang dideklarasikan saat pembuatan Client tadi.
Password sementara sama persis dengan user admin, dan harus segera diganti.

Tahap instalasi telah selesai, tinggal masuk langkah ke implementasi.

Jumat, 25 Juli 2008

Axioo TVS 712 dan Huawei E620


Punya card 3G yang gak bisa masuk laptop baru, sungguh memusingkan.
Sampai dibela-belain beli ExpressCard-Cardbus converter, pengen coba pasang di Axioo TVS712.

Masuk ke WinXP, selalu hang atau restart.
Coba pakai KUbuntu 8.04.1, ternyata gak hang lho. Tapi device-nya gak kedetect.

Iseng-iseng matiin dulu dan pasang komplit card-nya. Lalu hidupkan kembali KUbuntu.
Lihat di system config-nya Kubuntu, eh muncul Huawei E620.

Berbekal dari web FundKitchen ini, saya lakukan beberapa langkah yang standar dengan instalasi PCMCIA card. Berikut copy-paste-nya.

Kita hanya perlu serial port pertama pada modem, yaitu ttyUSB0. Port ini perlu dikonfigurasi menggunakan program minicom.

Ketikkan «sudo minicom» bila minicom telah terinstall, atau bila belum, install dulu minicom ini dengan perintah «sudo apt-get install minicom». Ya, anda perlu terhubung dengan internet untuk dapat menginstall paket software baru pada Ubuntu. Hmm... lucu juga kita perlu internet dulu agar dapat terkoneksi ke internet. Telur dulu atau ayam dulu? Not big deal lah...

Setelah minicom dijalankan, lakukan konfigurasi dari konsol minicom dengan cara Ctrl-A lalu diikuti O (o-mega, bukan nol/zero) untuk men-set serial port pada modem. Lakukan perubahan pada parameter berikut :

Serial device: /dev/ttyUSB0
Bps/Par/Bits: 115200 8N1
Hardware flow control: No
Software flow control: Yes

Simpan seting di atas sebagai default.

Pada halaman contekan katanya kita perlu mengaktifkan PIN, namun saya coba ternyata tidak perlu. Memasukkan AT command untuk PIN justru memberikan pesan error pada percobaan yang saya lakukan. Skip...

Sekarang untuk mengaktifkan modem kita perlu menjalankan koneksi PPP. Untuk ini kita perlu program wvdial. Pada instalasi standar Gutsy Gibbon, wvdial ini sudah terpasang. Tapi jika belum silakan install dengan perintah «sudo apt-get install wvdial».

File /etc/wvdial.conf perlu dikonfigurasi. Masukkan seting berikut:

[Dialer defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = *99#
Username =
Password =
New PPPD = yes

Simpan file konfigurasi tersebut dan panggil wvdial dengan mengetik «wvdial». Ada sedikit delay dan pesan «Warning» namun tidak mengganggu. Tunggu beberapa detik dan periksa apakah koneksi ppp sudah aktif dengan mengetik perintah «ifconfig».

Bila koneksi internet terdahulu masih aktif, silakan non-aktifkan dan matikan juga program wvdial dengan «Ctrl - C» pada konsol wvdial.

Setelah semua koneksi internet non-aktif. Aktifkan kembali wvdial seperti di atas. Langkah ini sebetulnya opsional, hanya agar anda tidak perlu men-set default route saja (kalau memang perlu silakan liat pada halaman contekan).

Tes koneksi dengan melakukan ping ke Yahoo:

«ping www.yahoo.com»

Kalau anda mendapat reply, berarti semuanya berjalan lancar. Anda bisa langsung ber-mobile internet dengan modem Huawei E620.

Tapi Saya masih gak tau kenapa, WinXP di Axioo TVS712 bermasalah dengan Huawei E620+converter.

Senin, 21 Juli 2008

Kubuntu 8.04 di Axioo TVS 712

Gara-gara iseng modifikasi Grub dan upgrade kernel (masih penasaran dengan ACPI), Ubuntu 8.04.1 di Axioo, crash ! Diutak-atik parameternya, tetep Kernel Panic. Akhirnya, gak cuma si Kernel yang panik, saya juga ikut panik. :) Lha wong saya cuma pemula di Linux.
Ngeliat tas, isi CD bawaan laptop ternyata ada yang ngeluarin, ditinggal di kantor.
Stok di rumah tinggal CD Kubuntu 8.04 (versi KDE dari Ubuntu) kiriman dari Belanda.

Daripada gak ada Linux-nya, install deh pake Kubuntu 8.04 Live CD ini. K
Masih seperti dulu, musti modif startup-nya dengan noapic acpi=ht.
Setelah melalui proses install, ditimpalah Ubuntu lama.
Ternyata, KDE-nya Kubuntu cakep juga ya, gak kalah dengan XP.
Tetapi, inilah waktunya memulai kebingungan. :D
Nama aplikasi di KDE, berbeda dengan yang di GNome (Ubuntu).

Untuk VGA-nya, ternyata tinggal download driver intel yang versi bin, bukan src (lihat posting sebelumnya), dan langsung copy. Edit xorg.conf, ganti field driver-nya menjadi sis. Lalu restart.

Webcam nya juga sudah langsung hidup, tanpa instalasi driver.

Untuk sementara ini dulu, sambil explorasi lagi.

Rabu, 16 Juli 2008

Memilih Operator 3G untuk VPN Client

Komunikasi bergerak (mobile) sudah tidak asing lagi di Indonesia.
Dengan kecepatan data seperti saat ini yang bisa mencapai HSDPA (yang EV-DO belum dijual bebas) memungkinkan kita bekerja di kantor secara virtual.

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, untuk dapat bekerja serasa di kantor, diperlukan VPN. Di laptop yang mobile, cukup menggunakan VPN client (sudah built-in di Windows XP dan di Linux tinggal install saja).

Tetapi apakah semua operator 3G bisa digunakan sebagai VPN client? tidak.
Berdasarkan pengalaman saya terhadap beberapa operator 3G, yang perlu diperhatikan adalah penyediaan IP Public untuk client 3G.
Jika saat pertama kita dial koneksi 3G, perhatikan dulu IP yang kita peroleh. Jika IP Private (10.x.x.x atau 172.16.x.x atau 192.168.x.x) bisa dipastikan koneksi akan melalui router NAT. Hanya sedikit sekali router NAT yang bisa melewatkan protokol VPN/PPTP.

Client 3G yang memberikan IP Private dan tidak bisa digunakan adalah Indosat (menggunakan APN: indosatgprs). Kecepatan maksimum Indosat biasa ini (APN indosatgprs) dibatasi hanya UMTS, bukan HSDPA.
Telkomsel APN telkomsel juga memberikan IP Private, tetapi APN internet memberikan IP Public. Tetapi Telkomsel memberikan kecepatan maksimum sesuai jaringannya.
XL retail belum coba, karena takut dengan tarif data retailnya yang masih mahal.
CBN 3G, mendapat IP Public dan bisa connect ke VPN server.
AXIS (saat gratis internet dulu) masih menggunakan IP Private, dan Port 80-nya menggunakan Transparent Proxy.
Pada awal launching IndosatM2, customer mendapat IP Public, tentunya bisa menggunakan VPN Client.

Untuk lebih pastinya, cek dulu IPnya sebelum pakai untuk VPN.

Senin, 07 Juli 2008

VPN LAN-to-LAN dengan Ubuntu

Melanjutkan tulisan sebelumnya, kali ini kita setting VPN client di routing server.
Maksudnya, server ini sebagai inisiator untuk menghubungi VPN server di sisi dunia internet yang lain.

Yang perlu di-install adalah ppp client.
Setelah terinstall, edit 3 file ini : /etc/ppp/chap-secrets, /etc/ppp/ip-up, dan /etc/ppp/options.pptp.

chap-secrets berisi username dan password yang sudah diatur di VPN servernya.
format : user PPTP password *

file ip-up kita isi dengan perintah routing, agar LAN di sisi client bisa menghubungi LAN di sisi server.
contoh : route add -net 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 dev ppp0


options.pptp disesuaikan dengan setting di VPN server-nya.

Setelah itu, buat file baru di folder /etc/ppp/peers, untuk profile dialup.
contoh isinya (dengan nama file vpnpusat) :
pty "pptp ip.vpn.server --nolaunchpptpd"
name uservpn
remotename PPTP
persist
require chap
file /etc/ppp/options.pptp
ipparam vpnpusat

Agar VPN otomatis connect saat Ubuntu dinyalakan, file /etc/network/interfaces perlu kita tambah sbb:
auto tunnel
iface tunnel inet ppp
provider vpnpusat

Untuk pengetesan koneksi VPN apakah sudah bisa berjalan, dari terminal ketik pon vpnpusat.

Jika dilihat dengan perintah ifconfig interface ppp0 sudah terlihat, berarti VPN sudah bisa berjalan dengan normal.

Minggu, 22 Juni 2008

VPN Server di Ubuntu pakai PopTop

Dengan Planning Jangka panjang : membuat VPN LAN-to-LAN yang menghubungkan 2 LAN kantor yang berbeda lokasi via koneksi internet, saya pertama kali coba install Ubuntu VPN server.
Dengan bahasa saya, VPN merupakan sebuah jalur yang menyambungkan LAN A ke LAN B yang tidak terhubung secara langsung, tapi kedua LAN tersebut terhubung ke internet.

Syarat minimal, VPN Server memiliki 2 interface : 1 IP Public dan 1 IP LAN.

VPN Server yang diinstall pptpd (menggunakan Synaptic atau apt-get).

Setelah terinstall, edit konfigurasinya di file /etc/pptpd.conf , bikin username di file /etc/ppp/chap-secrets, dan edit konfigurasi di /etc/ppp/pptpd-options.

pptpd.conf berisi konfigurasi IP LAN.
pptpd-options berisi data IP, misalnya DNS server, WINS server, dll.

Setelah terconfigure semua, coba tes dari client menggunakan DialUp dulu, lalu VPN ke IP Public VPN tersebut.

Sabtu, 21 Juni 2008

Review Mobile Blogging pakai Nokia 5700

Sambil nungguin anak les, saya tes ngeblog pake Nokia 5700 untuk tulis artikel ini.
Modal lain : CBN 3G dan Opera Mini.
Ngetik pake 5700, serasa ngetik SMS. Keypadnya kan emang HP biasa.
Kalo ngetik banyak jadi pegel dan rawan ilang. Tadi saya gak sengaja pencet cancel, akhirnya ketikan yg udah banyak ilang ga ada bekas.
Di tempat les ini, sinyal 3G XL mantapps, full mentok.
Opera Mini 4.1 emang enak buat browsing. Tapi kalo blogging di blogspot, layoutnya berantakan nih.

Lagi ngimpi nih, bisa mobile blogging beneran pake Blackberry (sayang ga dapet di lombanya XL ini) atau pake Asus EEE yg mini itu.
BTW, thanks to all atas terpilihnya blog ini di Kompetisi Blog XL dalam rangka acara FKI/ICS.

Senin, 16 Juni 2008

Buat Hotspot Gratis Sederhana murah meriah

Koneksi Internet Broadband murah meriah makin membanjiri wilayah ibukota dan beberapa wilayah kota lain.

Jika anda punya public area (misalnya Kafe, Warung, Tempat Belanja, dll)yang ingin dikasih fasilitas Hotspot sebagai nilai tambah, bisa aja nih.
  1. Langganan Internet Unlimited murah-meriah. Misalnya, FastNet atau Telkomsel Flash Unlimited atau Speedy Office Unlimited.
  2. Punya Modem/Router dan AccessPoint. Kalau pakai FastNet, tinggal beli AccessPoint yang sudah termasuk Router. Setahu saya, WAP termasuk router sederhana harganya sekitar 400-500ribu kok. Jika mau pakai Telkomsel Flash Unlimited, musti beli Router Wireless 3G (ada merk DLink) dan Access Point-nya. Speedy? sudah ada router+modem+AP.
  3. Setting AccessPoint-nya dengan NoEncryption.
  4. Atur Posisi AccessPoint agar tidak luber sampai luar area yg diinginkan. Kalau tempatnya kecil tapi punya AccessPoint yang powernya kuat, mungkin Anda terpaksa harus menambah tembok tebal di dekat pintu keluar, agar "hotspot" anda tidak ditebengi oleh orang (yang ada di) luar. :D

Langkah terakhir, kasih tau posisinya ke saya agar saya bisa nebeng internetnya gratis. hehehe.

Ada tip cantik dari pemilik Warung di Yogyakarta (ada di harian Kompas beberapa minggu lalu), yang menyediakan hotspot gratis untuk pembelinya. Mereka disuguhi singkong goreng gratis juga. Tapi minumnya yang "mbayar". Alasannya, kalo makan singkong goreng kan "seret", pasti butuh minum. :D

Kamis, 12 Juni 2008

Temu Pelanggan Selular dan Kompas 2008

Temu Pelanggan Selular 2008 oleh Kompas hari ini, merupakan keikutsertaan saya yang kedua. Tema tahun ini menyorot tentang perang tarif.

Masih dengan 4 operator tahun lalu, Mobile-8 (Fren, Hepi), Indosat (Matrix, Mentari, IM3), Telkomsel (kartuHalo, Simpati, kartuAS), dan XL (XPlor, Bebas, Jempol).
Mungkin operator-operator Selular (dan FWA) lain agak takut mengikuti acara ini, karena bakal "ditelanjangi" oleh para pelanggan yang membawa "bekal" setumpuk untuk mereka.
Oleh ibu Indah (YLKI) ditegaskan bahwa problem-problem yang diungkap hari ini, harus hari ini juga ditindaklanjuti. Saya setuju sih, karena beberapa operator lama dalam penyelesaian. Kalau nagih/motong pulsa cepet.
Ada salah satu statement dari ibu Indah yang saya ingat, "kalau ada perbaikan jaringan, mana pernah operator kirim SMS pemberitahuan? Sedangkan iklan, rajin sekali kirimnya"
Untuk diketahui, bahwa alasan perbaikan jaringan, jaringan rusak, dan jaringan-jaringan kambing hitam lain termasuk dalam salah satu "senjata pamungkas" operator dalam menghadapi komplen pelanggan.

Yang disampaikan para pelanggan kali ini masih belum berbeda dengan tahun lalu, mengenai kegagalan isi pulsa, gagal panggil, network coverage, dll.
Dan jawaban dari mereka juga tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, "akan kita investigasi lebih lanjut".
Yang agak aneh ada satu jawaban dari Indosat mengenai "kenapa IM3 saya tiap 9 menit selalu putus".
Mereka menjawab bahwa "untuk memberikan kesempatan bagi yang lain untuk menelpon murah".
Lah kalau ada perlu urgent berbicara lebih dari 9 menit, musti ke Wartel ya? :D

Keinginan saya untuk menyampaikan uneg-uneg tentang "billing system Matrix (Indosat) di network 3G" tidak tersampaikan karena tidak mendapat giliran "ngadu".

Intinya, perang tarif tahun 2008 ini membawa dampak yang hebat bagi pelanggan lain, yaitu nelepon & ditelpon jadi susah karena network busy.
Saya yang gak pakai kartu murah (saya pakai Matrix) ikutan susah nelpon dan ditelpon.

Rabu, 11 Juni 2008

Sinyal 3G saat pulkam 20 Maret 08

Pagelaran besar-besaran layanan 3G oleh semua operator membuat saya teringat kembali saat pulkam beberapa bulan lalu.
Libur panjang 20-23 Maret 08 kemarin, sambil bawa mobil sendiri sekalian nge-tes coverage operator 3G di kampung halaman, kota Demak.
Kota Demak berjarak udara 25km dari kota Semarang (di sebelah timurnya), terletak di jalur Pantura buatan Daendels.
Di kota ini, Speedy belum melayani.

Karena gak bisa puasa lama-lama dari GMail, kucoba pakai Huawei E620 (HSDPA PCMCIA) untuk akses internet sekaligus membuktikan seberapa "mobile"-nya para operator 3G kita di kampung.

Pertama-tama, pakai account CBN 3G (via XL), ternyata cuma dapat sinyal 2G (GPRS). Lambat deh. Berarti kalau pake XL aslinya juga sama, GPRS.
Ganti SIM card ke Matrix, koneksi cuma dapat EDGE/GPRS dan banyak bengongnya.
Pakai Telkomsel Flash, lumayan dapet UMTS/3G. Tapi sama, kadang-kadang bengongnya.
Modal terakhir, pakai simcard AXIS. Mumpung masih gratis 100MB per bulan. Masuk ke node B, tapi kok sama ya, bengong juga.

Aneh juga, di kampung yang BTSnya jarang ada yang pake internet, tapi modemnya sering ngelamun.
Mungkin sesuai dengan istilahnya sih, di kampung koneksinya yaaa pake internet kampung, dial-up.
Wireless Broadband Internet ternyata cuma untuk orang-orang kota ya.

Di dalam benak saya, di Jakarta yang sudah terlalu banyak akses broadband (Speedy, Fastnet, dan beberapa layanan FO di wilayah elite, Po-In) masih dijejali dengan akses HSDPA yang ada juga sampai (katanya) HSPA atau HSUPA.
Kapan orang kampungan seperti saya betah di kampung ya? kalau di kampung sendiri susah ngecek email.

Selasa, 20 Mei 2008

SIS 671 VGA driver Axioo TVS 712 di Ubuntu 8

Ubuntu 8 masih belum mengenali VGA SiS 671 di Axioo TVS712, sehingga drivernya masih menggunakan default VESA yang bukan WideScreen.
Agar tampilan Ubuntu 8 kita tidak "peyang", perlu sedikit trik untuk menggunakan driver SiS (tidak resmi) yang support 1280x800 widescreen.

  1. Download Source (file intelsrc...) SiS671 VGA driver di : http://ubuntuforums.org
  2. Menggunakan terminal, ketik sbb :
  • sudo apt-get build-dep xserver-xorg-video-sis
  • sudo apt-get install displayconfig-gtk
  • tar -xjf intelsrc.tar.bz2
  • cd 2d-driver
  • ./configure --prefix=/usr
  • sudo make install
  • gksu displayconfig-gtk
Pada perintah terakhir akan muncul pilihan driver yang akan digunakan, pilihlah SiS. Untuk Screen, pilih Generic LCD Panel 1280x800 dan klik pilihan WideScreen.

Kamis, 01 Mei 2008

Webcam Linux (Ubuntu) pada Axioo TVS712


Instalasi Ubuntu Linux di Axioo TVS712 banyak sekali "tantangan"nya.
Mulai dari kasus ACPI (untuk Power Management/baterai indicator), Video/VGA driver, dan webcam.

LiveCD Ubuntu sampai versi terakhir, 8.04, masih belum bisa masuk tanpa opsi noapic acpi=off .
Instalasi Ubuntu 8.04 saya di Axioo terpaksa saya urungkan dulu, dan balik ke versi 7.10. Saya (yang masih pemula) masih bingung, kenapa instalasi Ubuntu 8.04 saya gagal di resolusi 1280x800 (wide screen). Mungkin karena ada opsi tambahan yang saya masukkan saat booting install : olddetect pnpdetect=off kali.

Saat booting liveCD untuk install menggunakan Ubuntu 7.10, resolusi VGA menyerupai normal, 1024x768. Lumayanlah, tidak segede 800x600 waktu pakai 8.04. Setelah semua update patch selesai, saya pasang driver 2D-VGA SiS yang download dari website Intel. Link-nya saya cari di-google dan UbuntuForum.


Agar tidak mubazir fasilitas hardware dari Axioo, saya cari lagi driver untuk webcam Bison/ALi di TVS712. Driver yang digunakan dari http://linux-uvc.berlios.de.
Dengan perintah lsusb, pastikan webcam Bison/ALi yang terpasang.
ID 0402:5606 ALi Corp.
  1. Install subversion lebih dulu.
  2. Download the Linux UVC sources dengan perintah subversion :
    svn checkout svn://svn.berlios.de/linux-uvc/linux-uvc/trunk linux-uvc
  3. Compile sesuai perintah di web-nya :
  4. HowTo compile for Ubuntu 6.06 LTS

    OpenFacts, the Open Source Knowledge Database

    Intro

    Compiling the driver modules for Ubuntu is not very complicated. The challenging part is to fulfill the prerequisites like having the kernel-headers etc.

    Install needed packages

    You need to install a few packages (Please update list if you encounter problems due to missing packages)

    Install the follwing packages with apt-get install ... or use Synaptic.

    • build-essential
    • kernel-headers
    • ...(I have a developer machine, so many packages were already present, please update this list)

    Compile Linux-UVC

    1. Enter the check-out Linux-UVC folder
      cd trunk
    2. Open the Make file in this directory
      sudo nano Makefile
    3. Edit Makefile to change the modules path from
      INSTALL_MOD_DIR := usb/media
      to
      INSTALL_MOD_DIR := kernel/ubuntu/media/usbvideo
    4. make
    5. sudo make install

Setelah itu, restart Ubuntu. Cek webcam dengan aplikasi Ekiga.

Yang masih buat saya bingung, kenapa Mandriva (dari CD Recovery Axioo) bisa jalan dengan baik, terutama Batterai Meter-nya. Kenapa Ubuntu harus jalan noapic acpi=off ? perbedaan di kernel apa ya?

Sabtu, 15 Maret 2008

Buat Hotspot dan Install Billingnya Sendiri

Punya tempat nongkrong (cafe/restoran/warung/dll)? Punya akses internet unlimited? aksesnya sudah dibagi/share?
Kalau belum, Anda bisa "Share" akses-nya untuk customer. Anda bisa memberikan akses tsb secara gratis total atau gratis terbatas, dengan pengaturan di Billing Servernya. Software Billing Server untuk Hotspot banyak tersedia gratis di Internet.

Untuk berjualan akses Hotspot, diperlukan sebagai berikut :
1. Akses Internet
2. Access Point
3. Hardware/Server untuk Web, Otentikasi, dan Billing (siapkan 2 interface network). Hardware berupa PC biasa, namun sebaiknya yang cukup handal agar cepat aksesnya.
4. Software server Web, Billing, dan Otentikasi

Jika Anda belum memiliki software server billing, EasyHotspot bisa menjadi salah satu pilihan, selain banyak software billing gratis di www.sourceforge.net. EasyHotSpot ini merupakan software billing "rakitan" anak Indonesia (tapi bukan saya yang "membuat"nya). Saya menyebut rakitan, karena merupakan "penyatuan" dari kepingan-kepingan aplikasi OpenSource seperti Linux (XUbuntu), MySQL, ChilliSpot, dll.

EasyHotSpot yang bisa didownload, berupa image CD yang bisa langsung di-burn, dan dijalankan. Dibangun di atas sistem operasi XUbuntu (salah satu modifikasi dari Ubuntu Linux, aliran distro Debian), terdiri dari FreeRadius (untuk Otentikasi), MySQL (database server), dan Chillispot (server gateway/captive portal).
Karena sudah dipersiapkan dan dipaketkan, EasyHotSpot ini cukup menghemat waktu dan energi dalam pembangunan hotspot di hotel/restoran/cafe/atau apapun.

Feature yang ada di EasyHotSpot ini antara lain :
1. User Management
2. Pembuatan/Penghapusan Voucher secara acak (biasanya untuk prepaid)
3. Perencanaan Billing (berdasarkan durasi/waktu)
4. Statistik (siapa yang online dan penggunaan harian)
5. Konfigurasi

Selamat "berjualan akses" :)

Sabtu, 08 Maret 2008

FlashDisk Driver untuk 98

Masih pakai Windows98?
Punya USB port?
Tidak bisa colok Flash Disk ?

Ada yang harus diinstall, agar Windows98 anda mengenali USB Mass Storage yang dipasang.
Driver FlashDisk Generic, bisa dibaca di : http://www.technical-assistance.co.uk.

Untuk Win98 Second Edition, download di http://www.technical-assistance.co.uk/kb/win98se-usb-mass-storage-drivers.php
Win98 (First Edition), download di : http://www.technical-assistance.co.uk/kb/win98fe-usb-mass-storage-drivers.php

Driver tersebut berfungsi untuk device :
  • USB Flash Drives (juga di kenal sebagai Pen Drives atau Thumb Drives)
  • Digital Photo and Video Cameras (yang terhubung ke PC via USB)
  • USB Hard Drives
  • MP3 Players (termasuk Apple iPod dari versi 2.4)
  • Sony PlayStation Portable (PSP)

Rabu, 23 Januari 2008

HomePNA 3.1 alternatif baru networking di hotel/rumah

Bagi yang berkecimpung di dunia IT Indonesia, nama HomePNA jarang disebut-sebut dalam networking. Sangat kalah jauh dengan WiFi, (Fast) Ethernet, ADSL, bahkan HFC (yang dipakai TV kabel Indonesia).

Di Indonesia, saya belum menemukan distributor untuk produk-produk HomePNA ini.

SendTek.com

HomePNA merupakan aliansi banyak perusahaan/vendor untuk memberikan alternatif jaringan melalui infrastruktur yang sudah ada.

HomePNA versi 1, kecepatan maksimumnya 1 Mbps, di-release pada tahun 1998.
HomePNA versi 2, kecepatan maksimumnya 32 Mbps, di-release pada 1 Desember 1999 dan sudah masuk dalam standar ITU.
Dua versi tersebut, menggunakan kabel telepon biasa sebagai media jaringannya.

SendTek.com
Versi 3.1, kecepatan maksimumnya sudah mencapai 320Mbps, dan bisa melalui media kabel coaxial (antena tv). Maksimum peralatan (device, yang terhubung dalam HomePNA) dalam versi 3.1 adalah 63 peralatan.

Sangat menarik jika melihat produk-produk yang ditawarkan vendor HomePNA, salah satunya, SendTek, Taiwan. Sayang sekali, belum ada yang berani mengedarkan di Indonesia, terutama produk HomePNA versi 3.1 ini.

Informasi mengenai HomePNA lebih lanjut, klik : www.HomePNA.org.

Sabtu, 12 Januari 2008

Pengganti Exchange dan PDC server di Ubuntu Linux 7.04

Tema tulisan ini dimuat di InfoLinux edisi 09/2007: Setup Zimbra dan Samba menyerupai Exchange dan NT

Sudah terbiasa dengan Ms Windows Advance Server 2000 dan Ms Exchange Server?
Jika iya, apakah masih pakai produk bajakan? Kalau iya juga, segeralah beralih.
Ada 2 Alternatif, 1 membeli licensed & ongkos implementasinya yang muuahaalll atau beralih ke Linux.

Kalau PDC/Active Directory di Linux, semua pasti dengar Samba.
Bagaimana dengan Exchange Server di Linux? Salah satu Groupware server berbasis Java yang bisa berjalan di atas Linux. Ada 2 versi, versi OpenSource (gratis) atau versi Profesional (bayar licensed).

Install Zimbra di hardware terbaru (misalnya prosesor Core 2 Duo) sangat tidak rugi. Karena aplikasi Zimbra Server sangat tertolong dengan kinerja Hardware.

Di dalam Instalasi Ubuntu, sudah tersedia lengkap server Samba dan beberapa library lainnya di dalam repository.
Sedangkan Zimbra, kita harus download di www.zimbra.com.

Sangat dianjurkan untuk Downloads Zimbra versi 4.5.4 untuk Ubuntu 6, karena dalam beberapa kali instalasi, versi 4.5.5 selalu ada cacat/error-nya.

Ubuntu yang digunakan sebaiknya Fresh Install, dalam artian ada 1 komputer khusus yang akan digunakan sebagai AD/PDC server+Mail/Groupware system.

Detil Tutorial instalasi ini, bisa dibaca di majalah Info Linux 9/2007.



Instalasi Zimbra 5 di Ubuntu 7.10 ada beberapa perbedaan.

saat awal instalasi, debian.version di rename dulu.

di Ubuntu 7.10, Libnss-ldap dan Libpam-Ldap, konfigurasinya digabung dalam satu file ldap.conf di folder /etc, dan pastikan termuat :

host gregzimbra1.zimbra.com
base dc=gregzimbra1,dc=zimbra,dc=com
binddn cn=config
bindpw test123
rootbinddn uid=zimbra,cn=admins,cn=zimbra
port 389
bind_policy soft
nss_reconnect_tries 2

curl, libcurl, dan openssh-server , di-install dulu via synaptic.

root LDAP di Zimbra 5, berubah menjadi "cn=config"

zmldappasswd tidak bisa mengubah password root di slapd.conf.in, tetapi hanya mengubah di database root password. Jadi diperlukan pengubahan rootpw secara manual di file slapd.conf.in.

Versi 5 ini, zimlet tidak didownload secara terpisah, sudah ada langsung dalam Zimbra 5. Tinggal di edit dulu file config-nya, lalu di deploy.

Minggu, 11 November 2007

Komunikasi Terpadu dalam Perumahan

Artikel ini telah dimuat di harian Suara Merdeka, tanggal 11-Nov-2007 halaman 20.

Akhir-akhir ini, kita sering mendengar istilah RT/RWnet yang dipopulerkan oleh bapak Onno W. Purbo, mantan dosen ITB. RT/RWnet merupakan sarana membagi akses internet untuk perumahan (antar tetangga) agar biaya akses bisa ditekan tetapi tetap mendapatkan internet berkecepatan cukup. Apakah anda sudah mengetahui bahwa RT/RWnet bukan sekedar internet?

Kita dapat memanfaatkan jaringan ini untuk sarana komunikasi terpadu untuk warga, misalnya telepon setempat (mirip PABX), papan pengumuman elektronik, atau bahkan untuk kamera keamanan di semua sudut perumahan.

Ada dua media penghantar untuk jaringan ini yaitu wireless dan kabel. Instalasi wireless menjadi favorit dalam RT/RWnet saat ini, karena pemasangannya mudah dan cepat. Kabel merupakan media yang paling bagus, tetapi paling menyulitkan dalam instalasi.

Bagi “calon perumahan” (perumahan yang dalam tahap pembangunan), dianjurkan menggunakan infrastruktur kabel. Ada dua tipe jaringan kabel yang perangkatnya (master dan client) cukup banyak di pasaran, yaitu DSL (data “menumpang” di suara/telepon) atau menggunakan kabel jaringan (UTP atau STP).

Jika menggunakan kabel jaringan, telepon antar tetangga yang dapat digunakan adalah IP Phone atau software seperti SJPhone atau Skype.

Seperti yang kini digunakan oleh Telkom, DSL merupakan teknik melewatkan data via jaringan telepon biasa. Diperlukan sentral telepon PABX dan switch DSL di pusat, dan modem DSL di tiap rumah.

Banyak ragam dan jenis perangkat wireless saat ini. Selain harganya yang semakin murah, mudah diperoleh, dan instalasi yang tidak sulit, perangkat wireless pada frekuensi 2.4GHz tidak diperlukan ijin asal tidak mengganggu pengguna yang lain. Kecepatan tertinggi wireless saat ini sudah hampir menyamai kecepatan kabel Fast Ethernet.

Media Komunikasi Antar Warga

Kita belum tentu dapat berkomunikasi dengan tetangga setiap hari. Cukup menyediakan satu server untuk pusat pesan, pengumuman dan komunikasi lain antar tetangga atau dari pengurus RT/RW dapat disampaikan dengan lengkap di sini.

Dengan beberapa modifikasi, telepon, Video Call, atau bahkan Video Conference dari internet (luar jaringan RT/RWnet) dapat dilakukan tanpa kesulitan.

Memperketat Keamanan

Bagi perumahan yang menggunakan gerbang tunggal dan dijaga petugas keamanan, penambahan kamera berbasis IP (IP cam) sangat membantu mengawasi keluar masuknya tamu di saat yang dibutuhkan. Dokumentasi tamu yang keluar masuk dan pengawasan sudut-sudut rawan perumahan oleh “webcam” akan menjadi lebih menarik jika dapat diakses dari tempat kerja “sang pemilik rumah” melalui internet. Petugas keamanan dapat melakukan konfirmasi via “telepon lokal perumahan” jika ada tamu atau sesuatu yang dicurigai. Bahkan di saat genting, pemilik rumah yang berada di luar rumah bisa dihubungi dan dimintai konfirmasi tentang tamu atau kondisi di rumahnya dengan ditampilkan live di webcam.

Agar Anak betah di rumah

Anak-anak pun dapat memiliki komunitas “game online” dengan para tetangganya. Cukup banyak permainan komputer yang bisa terhubung dan berinteraksi satu sama lain. Game online dari rumah cukup dapat mengurangi kekhawatiran orang tua berkaitan dengan hal-hal yang tidak diinginkan.

Masih banyak hal-hal lain yang bisa diaplikasikan pada jaringan komputer antar tetangga ini. Perkembangan yang pesat dibidang Teknologi Informasi akan memanfaatkan semua yang berhubungan dengan IP agar dapat berjalan secara efisien dan terintegrasi satu sama lain.